BREBES, DN-II Momentum Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, diwarnai aksi sosial yang menyentuh masyarakat. Ribuan anak-anak di lokasi upacara tampak ceria saat menerima pembagian susu dan telur gratis, Selasa (10/2/2026).
Aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan gizi anak sejak dini. Pembagian dilakukan secara langsung oleh personel Satgas TMMD bersama unsur terkait, yang segera diserbu dengan antusiasme tinggi oleh anak-anak maupun para orang tua yang hadir.
Kegiatan ini menjadi salah satu pilar dalam sasaran non-fisik TMMD ke-127, yang difokuskan pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta penguatan sumber daya manusia di wilayah pelosok.
Fokus pada Pengentasan Stunting
Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int, menegaskan bahwa intervensi gizi melalui pembagian susu dan telur ini adalah langkah konkret TNI dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“TMMD tidak hanya bicara soal pembangunan infrastruktur jalan atau jembatan. Lebih dari itu, kami berkomitmen membangun kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya vitalnya adalah pengentasan stunting agar generasi muda kita tumbuh sehat dan kuat,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Melalui gerakan kecil yang berdampak besar ini, diharapkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat semakin erat. Manfaat nyata dari program TMMD diharapkan tidak hanya dirasakan melalui akses jalan yang lebih baik, tetapi juga melalui peningkatan taraf kesehatan warga Desa Cikuya secara jangka panjang.
Hadirnya program ini menjadi bukti bahwa TNI senantiasa hadir di tengah kesulitan rakyat dan menjadi solusi bagi kesejahteraan masyarakat desa. (Red/Pen0713)
BREBES, DN-II Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali bergelora di wilayah perbatasan Jawa Tengah. Sebanyak 25 prajurit pilihan dari Batalyon Infanteri (Yonif) 406/Candra Kusuma (CK) resmi diterjunkan untuk memperkuat pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 tahun 2026 di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Selasa (10/02/2026).
Kehadiran personel dari satuan tempur ini menjadi “darah segar” bagi Satuan Tugas (Satgas) TMMD di bawah komando Kodim 0713/Brebes. Dipimpin langsung oleh Kapten Inf Suwarno, para prajurit ini diproyeksikan untuk mengakselerasi berbagai sasaran program, baik infrastruktur fisik maupun penyuluhan non-fisik.
Kapten Inf Suwarno menegaskan bahwa keterlibatan Yonif 406/CK bukan sekadar bantuan teknis, melainkan perwujudan nyata jati diri TNI sebagai tentara rakyat.
“Kami hadir untuk menyatu dengan urat nadi kehidupan masyarakat. Kehadiran 25 personel kami diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga membangun ikatan emosional yang kuat demi kesejahteraan warga Desa Cikuya,” ujar Kapten Inf Suwarno saat meninjau titik lokasi pembangunan.
Sementara itu, Kepala Desa Cikuya menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para prajurit. Ia menyebut kehadiran personel Yonif 406/CK menjadi suntikan motivasi bagi warga untuk terjun langsung ke lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Melihat bapak-bapak TNI begitu semangat, warga kami jadi lebih termotivasi. Budaya gotong royong yang mungkin sempat meredup kini kembali berkobar di desa kami,” ungkapnya.
TMMD Reguler ke-127 ini menjadi momentum krusial untuk membuktikan bahwa sinergi lintas sektoral adalah kunci pembangunan daerah terisolir. Selain membangun infrastruktur, misi utama kegiatan ini tetap pada penguatan kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai pilar utama pertahanan negara. (Red/pen0713)
BREBES, DN-II Alunan gamelan yang ritmis berpadu dengan gemulainya gerak tari tradisional menyambut dimulainya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Sanggar Tari Puspa Arum dari SMAN 1 Brebes tampil memukau saat membawakan Tari Nyai Galuh di Lapangan Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Selasa (10/02/2026).
Penampilan para siswi bertalenta ini seketika menjadi magnet bagi para tamu undangan dan warga yang memadati lokasi upacara. Tari Nyai Galuh bukan sekadar tontonan; gerakannya menyimbolkan perpaduan antara keanggunan dan ketegasan karakter perempuan lokal—sebuah filosofi yang selaras dengan semangat gotong royong dalam program TMMD tahun ini.
Pelestarian Budaya di Mata Generasi Z
Pendamping Sanggar Puspa Arum, Kartika Nurmaulidya, S.Pd., menyatakan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada anak didiknya untuk tampil di ajang tingkat kabupaten ini.
“Kami melakukan persiapan intensif untuk memberikan performa maksimal. Melalui Tari Nyai Galuh, kami ingin membuktikan bahwa generasi muda, khususnya siswa SMAN 1 Brebes, tetap menjadi garda terdepan dalam mencintai dan melestarikan budaya lokal di tengah gempuran modernisasi,” ujar Kartika yang juga merupakan guru Sosiologi di sekolah tersebut.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sinergi Budaya dan Pembangunan
Kehadiran unsur seni dalam pembukaan TMMD ini merupakan bentuk pendekatan kultural untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Program TMMD Reguler ke-127 di Desa Cikuya ini nantinya akan menyasar dua fokus utama:
Pembangunan Fisik: Percepatan infrastruktur pedesaan.
Pembangunan Non-Fisik: Penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.
Acara pembukaan berlangsung khidmat sekaligus meriah, ditutup dengan apresiasi tinggi dari jajaran pimpinan daerah serta jajaran Kodim 0713/Brebes kepada para penari yang telah memberikan warna estetis dalam seremonial tersebut.
(Red/pen0713)
Kota Tegal, DN-II Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan pentingnya pembentukan karakter dan disiplin berlalu lintas sejak usia sekolah guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Penegasan Kapolres disampaikan melalui amanat yang dibacakan Wakapolres Tegal Kota Kompol Wahdah Maulidiawati saat memimpin upacara bendera di SMA Negeri 1 Kota Tegal, Senin (9/2/2026).
“Kecelakaan lalu lintas bukan sesuatu yang tidak dapat dicegah. Dengan disiplin, kepatuhan, dan kesadaran bersama, keselamatan di jalan raya dapat terwujud,” ujar Kompol Wahdah.
Kompol Wahdah menyebutkan, data kecelakaan lalu lintas Polres Tegal Kota sepanjang 2020–2025 menunjukkan mayoritas korban berasal dari kelompok usia produktif 15–40 tahun dan cenderung meningkat setiap tahun.
“Korban kecelakaan lalu lintas masih didominasi usia produktif 15 sampai 40 tahun dan jumlahnya terus meningkat,” ungkapnya 
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia juga menjelaskan Operasi Keselamatan Candi 2026 digelar selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif serta penegakan hukum yang humanis dan edukatif.
“Karena itu, pendidikan dan pemahaman tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara perlu ditanamkan sejak dini kepada para siswa,” ujar Kompol Wahdah.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Polres Tegal Kota dan SMA Negeri 1 Kota Tegal terkait pembinaan karakter dan keamanan lingkungan sekolah..
Sementara Kepala SMA Negeri 1 Kota Tegal Imam Bagus Winarto menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut dan berharap kerja sama yang terjalin dapat terus berlanjut.
“Kerja sama dengan Polres Tegal Kota menjadi langkah strategis dalam mendukung pendidikan karakter serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif,” katanya. ( Bim )
JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan strategis dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri tahun 2026 yang digelar di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (09/02/2026). Dalam arahannya, Kepala Negara menekankan pentingnya penguatan institusi pertahanan dan keamanan sebagai fondasi stabilitas bangsa.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, dalam keterangannya kepada awak media, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi TNI dan Polri yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mengawal program-program strategis pemerintah.
“Presiden menekankan peran vital TNI dan Polri bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai motor penggerak kesuksesan program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan rakyat,” ujar Mensesneg.
Poin-Poin Utama Arahan Presiden:
Reward bagi Pengabdian: Presiden menginstruksikan pimpinan TNI dan Polri untuk tidak ragu memberikan penghargaan (reward) kepada anggota yang menunjukkan prestasi dan pengabdian luar biasa di lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Persatuan dan Soliditas: Menghadapi dinamika global dan tantangan domestik, Presiden meminta kedua institusi tetap solid, terutama dalam penanganan bencana alam serta percepatan pembangunan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Kehadiran Negara di Masyarakat: TNI dan Polri diminta terus hadir sebagai pengayom masyarakat, memastikan rasa aman di seluruh pelosok negeri.
Kesiapan Menjelang Ramadan dan Idulfitri
Menutup taklimatnya, Mensesneg menegaskan bahwa Presiden menaruh perhatian khusus pada persiapan menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Koordinasi lintas kementerian akan ditingkatkan dengan melibatkan aktif personel TNI dan Polri.
“Fokus utamanya adalah memastikan kehadiran negara dalam menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah serta arus mudik mendatang,” pungkas Prasetyo Hadi.
Red
Sumber: BPMI Setpres
#PresidenPrabowo
#RapimTNIPolri2026
#KedaulatanNegara
#Mensesneg
#IndonesiaMaju
BREBES, DN-II Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dulunya adalah impian banyak orang karena dianggap sebagai simbol kemapanan. Namun, potret kesejahteraan abdi negara belakangan ini mulai dipertanyakan seiring dengan melambungnya harga komoditas pokok dan logam mulia yang tidak sebanding dengan kenaikan gaji. (9/2/2026).
Dalam sebuah diskusi hangat Senin 9 Pebruari 2026 mengenai kondisi ekonomi terkini, terungkap fakta pahit mengenai penurunan daya beli PNS jika diukur dengan instrumen emas
Emas Melambung, Daya Beli Menurun
Jika menilik beberapa tahun ke belakang, dengan asumsi gaji PNS sebesar Rp 3 juta, seorang pegawai mampu membeli sekitar 3,5 gram emas (saat harga emas masih di kisaran Rp 800 ribu per gram).
Namun, dengan harga emas yang kini menembus angka Rp 1,3 juta hingga Rp 1,4 juta per gram, daya beli gaji tersebut merosot tajam. Saat ini, gaji dengan nominal yang sama bahkan tidak cukup untuk membeli 1 gram emas jika dikurangi kebutuhan pokok lainnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Dulu gaji Rp3 juta bisa dapat 3,5 gram emas. Sekarang? Gaji PNS hampir setara dengan 1 gram emas saja. Bagaimana dengan inflasi dan kebutuhan lainnya?” ujar salah satu narasumber dalam diskusi tersebut.
Fenomena ‘Hanya Bertahan Hidup’
Kenaikan harga pangan juga menjadi pukulan telak. Harga cabai yang sempat menyentuh Rp 80.000 hingga Rp 100.000 per kilogram memaksa para pegawai untuk memutar otak. Meski harga beras relatif stabil karena intervensi Bulog, tekanan ekonomi tetap terasa nyata.
Perubahan gaya hidup menjadi konsekuensi yang tidak terelakkan. Jika dulu profesi PNS bisa menunjang gaya hidup tertentu, kini realitanya bergeser pada upaya bertahan hidup (survival mode).
“Sekarang enggak bisa bergaya, hanya bertahan hidup saja. Harus berhemat dan pinter-pinter mengelola keuangan,” ungkap seorang pegawai menanggapi situasi ekonomi saat ini.
PNS Bukan Lagi Karier Favorit?
Kondisi ini memicu spekulasi bahwa profesi PNS mulai kehilangan daya tariknya sebagai karier favorit di masa depan. Untuk menutupi celah kebutuhan, para pegawai kini didorong untuk mencari pendapatan sampingan, meski hal tersebut tidaklah mudah dilakukan di tengah beban kerja yang ada.
Di wilayah seperti Brebes, para pegawai hanya bisa pasrah dan mengandalkan pengelolaan keuangan keluarga yang ketat. Seloroh “yang penting gaji istri aman” menjadi tawa getir di tengah ketidakpastian harga emas yang diprediksi akan terus melambung.
Harapan para pegawai negeri tetap sederhana: setidaknya penghasilan mereka mampu mencukupi kebutuhan dasar secara layak di tengah badai inflasi yang kian kencang.
Harga emas menembus 3 juta dua ratus ribu per gramnya sedangkan UMR Brebes masih 2,45 juta , gaji PNS , Brebes , dulu bisa membeli 3,5 gram emas sedangkan sekarang hanya bisa membeli satu gram saja
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Reporter: Teguh
Cilacap, Detik Nasional — SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur menggelar peresmian Gedung Administrasi sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan pendidikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, di lingkungan SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur yang berlokasi di Desa Datar, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap. Peresmian ini menandai selesainya pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Kegiatan peresmian tersebut dihadiri oleh Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap, Pengurus Cabang Muhammadiyah Dayeuhluhur, pendiri sekolah, para kepala SMP dan MTs Muhammadiyah se-Kabupaten Cilacap, Kepala Desa Datar, komite sekolah, serta dewan guru SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur.
Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh perwakilan Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap bersama Plt. Kepala SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur, yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas selesainya pembangunan gedung administrasi tersebut.
Kepala SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur, Rusnanto, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan atas program revitalisasi yang telah memberikan manfaat nyata bagi sekolah.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Rusnanto menyampaikan harapan agar pada tahun 2026 SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur kembali memperoleh dana revitalisasi lanjutan, mengingat masih terdapat sejumlah sarana yang membutuhkan pengembangan.
Adapun kebutuhan revitalisasi tersebut antara lain rehabilitasi ruang perpustakaan yang dibangun sekitar tahun 2010–2011 dan kini telah berusia lebih dari 15 tahun, serta rehabilitasi ruang kelas. Selain itu, seiring adanya kolaborasi dengan pesantren di luar lingkungan sekolah dan ketersediaan lahan kosong, pihak sekolah juga merencanakan pembangunan ruang asrama. Untuk menunjang pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman, sekolah juga membutuhkan penambahan ruang Laboratorium IPA.
Sementara itu, Kuswan Hassan, S.E., S.T., selaku Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap, menjelaskan bahwa program revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah, khususnya di wilayah Kabupaten Cilacap.
“Dengan tampilan sekolah yang kini lebih representatif, kami berharap kepercayaan masyarakat semakin meningkat. Muhammadiyah selalu berkomitmen untuk terus berkarya bagi bangsa, terutama melalui pelayanan pendidikan,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa revitalisasi sarana dan prasarana diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah Muhammadiyah. Menurutnya, baik sekolah negeri maupun swasta saat ini memiliki standar kualitas yang sama melalui sistem akreditasi, sehingga masyarakat tidak perlu ragu terhadap kualitas pendidikan di sekolah Muhammadiyah.
Peresmian Gedung Administrasi ini menjadi momentum penting bagi SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta memperkuat perannya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berkemajuan.
Reporter: Dani
#SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
# Revitalisasi
#Gedung Administrasi
BREBES, DN-II Kodim 0713/Brebes bersama Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) melaksanakan Karya Bhakti melalui Program Gerakan Nasional Indonesia Asri sebagai wujud sinergi dan kepedulian terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Brebes dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.Senin(9/2/2026)
Gerakan Nasional Indonesia Asri ini difokuskan pada pembersihan lingkungan, perapihan fasilitas umum, saluran air, serta penanaman pohon di sejumlah titik strategis. Kegiatan berjalan dengan penuh semangat gotong royong, mencerminkan kuatnya kolaborasi antara TNI, Polri, Pemda, dan masyarakat.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0713/Brebes Mayor Arm Aris Khoerudin, S.Ag. menyampaikan bahwa Gerakan Program Asri bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Melalui program ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan asri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes Mochamad Sodiq, S.STP, M.Si, mewakili Bupati Brebes mengapresiasi keterlibatan aktif TNI, Polri dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya di bidang lingkungan hidup. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan dilaksanakannya Gerakan Program Asri, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan nyaman, sekaligus mempererat hubungan antara TNI-Polri, Pemerintah daerah, dan warga dalam membangun wilayah secara bersama-sama.(Pen0713)
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
JAKARTA, DN-II Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan tegas dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2026 yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (9/2/2026). Momen ini menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya, Rapim TNI-Polri dilaksanakan langsung di lingkungan Istana Kepresidenan.
Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menekankan peran vital TNI dan Polri bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan rakyat.
Poin Utama Arahan Presiden
Presiden menyampaikan delapan poin instruksi strategis yang menjadi pedoman aparat keamanan di tahun 2026:
Respons Cepat Bencana: Presiden memberikan apresiasi tinggi atas kecepatan prajurit dalam penanganan bencana di berbagai wilayah tanah air.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sinergitas Wilayah: Memperkuat kekompakan dari level pimpinan hingga prajurit akar rumput, dengan penekanan khusus pada penguatan koordinasi di wilayah Sumatra.
Kepercayaan Rakyat: Meminta seluruh personel membuktikan kepercayaan publik dengan selalu hadir dan siap membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Pengawalan Program Nasional: Prajurit diminta mengawal ketat program strategis pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, Sekolah Rakyat, hingga kedaulatan pangan dan energi.
Pemerataan Infrastruktur: Mendukung pembangunan jembatan desa guna menjamin aksesibilitas warga dan anak sekolah.
Hukum dan Lingkungan: Penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu, serta pelaksanaan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di lingkungan kantor dan masyarakat.
Proteksi Sumber Daya Alam: Menjaga kekayaan alam Indonesia dari segala bentuk eksploitasi ilegal dan pelanggaran hukum.
Kesiapsiagaan Total: TNI-Polri harus menjadi garda terdepan yang langsung turun saat warga membutuhkan pertolongan.
“Kapan pun warga membutuhkan bantuan, di saat itulah TNI-Polri harus langsung turun membantu,” tegas Presiden dalam arahannya.
Momentum Penguatan Visi
Pelaksanaan Rapim di Istana Merdeka ini menjadi simbol penguatan visi bersama antara pemerintah dan aparat keamanan. Fokus utamanya adalah memastikan stabilitas negara tetap terjaga, sembari memastikan program-program strategis nasional berjalan secara cepat, tepat, dan efektif di lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Acara ini ditutup dengan komitmen bersama dari jajaran pimpinan TNI dan Polri untuk mengimplementasikan direktif Presiden demi mewujudkan Indonesia yang lebih tangguh dan mandiri. (*)
— TIW —
#CatatanSeskab
Tegal, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional, Kasi Humas Polres Tegal, IPDA Komarudin, S.H., menghadiri kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tegal yang dilaksanakan di Sekretariat PWI Kabupaten Tegal, Senin (9/2/2026) pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Pers Nasional sekaligus menjadi momentum untuk mempererat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. 
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPDA Komarudin, S.H., menyampaikan apresiasi atas peran strategis insan pers sebagai mitra Polri dalam menjaga kondusivitas kamtibmas serta menyajikan pemberitaan yang menyejukkan dan edukatif bagi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan HUT PWI Kabupaten Tegal tersebut, perwakilan dari Polres Tegal turut memberikan santunan serta menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba fotografi yang diselenggarakan oleh PWI Kabupaten Tegal.
Adapun pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Bupati Tegal, perwakilan Kejaksaan Negeri Tegal, Kasi Humas Polres Tegal, Ketua PWI Kabupaten Tegal, serta sekitar 100 orang undangan dari berbagai unsur.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan media semakin solid guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tegal. ( Bim )
