Lampung, DN-II Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan Infantry Marksmanship Training Program (IMTP) dan Scout Stalking di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Kamis (3/9/2026).
Latihan ini diikuti prajurit dari Marinir TNI AL, USMC Amerika Serikat, ARDB Jepang, dan ROK MC Korea.
Latihan IMTP bertujuan menguji dan meningkatkan kemampuan tembak tempur. Ketepatan, kecepatan mag reload, hingga tembakan terukur menjadi fokus utama.

Bersamaan dengan itu, prajurit juga mengasah kemampuan pengintaian Scout Stalking dengan menekankan penyamaran, observasi, pemanfaatan medan, dan pergerakan tersembunyi. Latihan ini menuntut ketelitian, kesabaran, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi terhadap kondisi medan operasi. Red/Casroni
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#sgs26 #TogetherWeTrain #StrengthThroughPartnership
Sumatera, DN-II Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Rabu (2/9/2026).
Latihan ini menegaskan kesiapan TNI dalam melaksanakan dukungan kesehatan di medan operasi gabungan multinasional.
Dalam skenario Air Medevac, prajurit yang mengalami luka di medan operasi terlebih dahulu mendapatkan pertolongan pertama sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Lapangan. Selanjutnya, pasien dipindahkan menggunakan helikopter Black Hawk menuju fasilitas kesehatan rujukan yang lebih lengkap dengan tetap memperoleh perawatan medis selama perjalanan. Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan TNI bersama mitra dari US Army, Australia, Kanada, dan Jepang dalam melaksanakan prosedur penanganan darurat hingga evakuasi medis udara sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan dan kemampuan tenaga medis dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan.
Latihan ini menunjukkan bagaimana TNI mengintegrasikan unsur darat, udara, dan kesehatan dalam satu sistem terpadu. Koordinasi yang baik antar unsur memastikan setiap tahap pertolongan berjalan efektif, aman, dan sesuai standar operasi gabungan. Kegiatan Air Medevac pada SGS 2026 menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya menyiapkan kemampuan tempur, tetapi juga memprioritaskan perlindungan kesehatan prajurit. Kehadiran unsur medis dalam latihan multinasional ini memperkuat interoperabilitas sekaligus kepercayaan antar negara mitra dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#sgs26 #TogetherWeTrain #StrengthThroughPartnership
Penegasan Hak atas Tanah Ulayat, Marga Adat Muara Kuang Pasang Baliho usai Mediasi dengan PT BRK Deadlock
MUARA KUANG, www.detik-nasional.com // Konflik pertanahan antara masyarakat adat Muara Kuang dan pihak PT BRK hingga kini belum menemukan titik terang. Sebagai bentuk ketegangan atas proses negosiasi yang berlarut-larut, pihak Marga Adat Muara Kuang secara tegas mengambil tindakan di lapangan guna mempertahankan wilayah ulayat leluhur mereka.
Aksi penegasan tersebut diwujudkan melalui pemasangan spanduk dan baliho berukuran besar di area sengketa pada Selasa (01/09/2026). Langkah ini diambil untuk menegaskan kembali status kepemilikan tanah ulayat secara sah dan mutlak berada di bawah naungan serta hak masyarakat adat Muara Kuang.
Sebelum aksi ini berlangsung, rangkaian forum mediasi sejatinya telah beberapa kali digelar untuk mempertemukan perwakilan masyarakat adat dengan manajemen PT BRK. Namun, seluruh pertemuan tersebut terus menemui jalan buntu (deadlock) tanpa adanya titik temu maupun kesepakatan yang adil bagi warga.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Guna menjaga ketertiban umum dan kepastian hukum, pihak masyarakat adat telah menyampaikan pemberitahuan resmi mengenai kegiatan ini kepada unsur Tripika (Camat, Kapolsek, dan Danramil) setempat. Langkah koordinasi ini dilakukan agar jajaran pimpinan kecamatan mengetahui secara langsung dinamika serta aspirasi yang berkembang di lapangan.
Situasi di lokasi pemasangan baliho/spanduk dilaporkan tetap berjalan secara aman, tertib, dan kondusif. Tokoh adat menegaskan bahwa aksi penegasan simbolis ini dilakukan secara damai tanpa bentuk intimidasi, sebagai bentuk pengawalan hak yang tetap menghormati tata tertib hukum.
Melalui pemberitahuan ke unsur Tripika dan aksi di lapangan ini, masyarakat adat Muara Kuang berharap pemerintah daerah beserta jajaran aparat keamanan dapat segera turun tangan secara aktif. Warga mendesak hadirnya penyelesaian yang transparan, adil, serta mengakui secara penuh hak-hak masyarakat adat atas wilayah ulayat mereka.
REPORT : JULIYAN
Jakarta, DN-II TNI menyiagakan Tim Alpha untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, Rabu (2/9/2026).
Sebanyak 442 personel tergabung dalam Tim Alpha yang disiapkan untuk melaksanakan pemantauan, patroli titik api, hingga pemadaman di wilayah terdampak.
Pada Selasa (1/9), Tim Alpha di Lampung melaksanakan patroli menggunakan drone untuk meninjau titik api di kawasan Taman Nasional Way Kambas. Sementara di Kalimantan Barat, personel melaksanakan patroli titik api di wilayah Desa Tebang Kacang, Kabupaten Kubu Raya.
Di Pekanbaru, personel melaksanakan pengecekan parasut paramotor dan uji coba mesin paramotor. Sementara di Palembang, Tim Alpha melaksanakan latihan fast rope sebagai bagian dari kesiapan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Kegiatan persiapan juga dilaksanakan di Balikpapan melalui koordinasi dengan Lanud Dhomber dan pengecekan sarana fast rope. Sedangkan di Palangkaraya, personel menerima pengarahan dalam rangka penanganan karhutla serta melaksanakan pengecekan perlengkapan fast rope.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pengerahan Tim Alpha merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung penanganan karhutla serta memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi perkembangan situasi Karhutla di berbagai wilayah Indonesia. Red
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
Jakarta, DN-II Seminar Hukum dan Kesehatan sebagai salah satu rangkaian kegiatan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 1 s.d. 2 September 2026 di Kolat Koarmada I, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Kegiatan seminar tersebut menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Amerika Serikat, khususnya dalam bidang dukungan kesehatan serta pelayanan medis dalam mendukung pelaksanaan operasi.
Dalam rangkaian kegiatan Medical Subject Matter Expert Exchange (SMEE TNI AL–US Navy), para peserta membahas berbagai materi terkait kemampuan pelayanan kesehatan, antara lain Tactical Combat Casualty Care (TCCC),
Damage Control Surgery (DCS), Damage Control Resuscitation (DCR), Prolonged Maritime and Field Care, Casualty Evacuation, serta Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI dalam diplomasi pertahanan dan kerja sama militer multinasional. Red/Casroni
#sgs26 #TogetherWeTrain #StrengthThroughPartnership
BREBES, DN-II Kepolisian Resor (Polres) Brebes melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) terus memperkuat pembinaan kepada kalangan pelajar, tidak hanya dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Police Go To School sekaligus Sosialisasi Training of Trainer (TOT) Program Paham AI yang dilaksanakan di SMAN 1 Jatibarang, Kabupaten Brebes, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Sat Binmas Polres Brebes bersama kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik serta para siswa-siswi SMAN 1 Jatibarang.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polri memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada para pelajar mengenai kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, kesadaran hukum serta pentingnya memiliki sikap bertanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi kehidupan mereka, seperti kenakalan remaja, bullying atau perundungan, kekerasan, tawuran serta perilaku negatif lainnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Tak kalah penting, Sat Binmas juga mengingatkan para siswa agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Para pelajar diberikan edukasi mengenai bahaya penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, provokasi, penipuan digital hingga penyebaran konten negatif.
Pada kesempatan yang sama, personel Sat Binmas memberikan sosialisasi Training of Trainer (TOT) Program Paham AI sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan pemahaman pelajar terhadap perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Materi yang diberikan tidak hanya mengenalkan manfaat AI, tetapi juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi tersebut secara bijak, aman, etis dan bertanggung jawab. Para siswa didorong untuk memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran, meningkatkan kreativitas, memperluas pengetahuan serta mengembangkan keterampilan.
Kapolres Brebes melalui Kasat Binmas AKP Rachmat Wibowo Budi Pratama, S.Tr.K., S.I.K. yang juga menjadi salah satu penanggung jawab sekaligus instruktur dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa perkembangan AI harus diimbangi dengan kemampuan dan etika dalam penggunaannya.
“Artificial Intelligence merupakan teknologi yang memiliki banyak manfaat, khususnya dalam mendukung proses belajar dan pengembangan kreativitas pelajar. Namun, teknologi ini harus digunakan secara bijak, aman dan bertanggung jawab. Jangan sampai AI justru dimanfaatkan untuk merugikan orang lain, melakukan penipuan, perundungan, menyebarkan informasi palsu maupun membuat konten negatif,” ujar AKP Rachmat.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak langsung mempercayai setiap informasi maupun hasil yang diperoleh dari teknologi AI.
“Kami mengajak para siswa untuk menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan kritis. Setiap informasi yang diperoleh melalui media digital maupun AI harus diverifikasi terlebih dahulu. Jangan menerima atau menyebarkan informasi secara mentah tanpa memastikan kebenarannya,” lanjutnya.
Menurutnya, literasi digital menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“Kami berharap melalui Police Go To School dan Program Paham AI ini, para pelajar tidak hanya memahami aturan dan menjaga Kamtibmas, tetapi juga memiliki etika digital. Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya, berprestasi dan mengembangkan potensi diri, bukan untuk melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kegiatan juga diisi dengan dialog dan tanya jawab antara personel Polri, pihak sekolah dan para siswa. Interaksi tersebut menjadi sarana bagi pelajar untuk menyampaikan pertanyaan maupun persoalan yang mereka hadapi, baik terkait Kamtibmas maupun penggunaan teknologi AI.
Kasat Binmas menambahkan bahwa pembinaan terhadap pelajar perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergitas antara Polri, sekolah, guru dan orang tua.
“Pembinaan kepada pelajar tidak bisa dilakukan sekali saja. Diperlukan sinergitas dan komunikasi yang berkelanjutan antara Polri, sekolah, orang tua dan para siswa. Dengan kolaborasi tersebut, kita berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif sekaligus membentuk generasi muda yang cerdas, disiplin, berkarakter dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi,” pungkasnya.
Kegiatan Police Go To School dan Sosialisasi TOT Program Paham AI tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Brebes berharap kedekatan dan komunikasi antara Polri dengan kalangan pelajar semakin kuat, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum, pemahaman Kamtibmas dan literasi digital sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi di masa mendatang. Red
KOTA TEGAL, DN-II Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal meluncurkan alat rekam dan cetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di lingkungan SMA/SMK/MA se-Kota Tegal.
Kegiatan launching oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono berlangsung di Aula SMA Negeri 2 Kota Tegal, Selasa (1/9/2026) pagi.
Launching tersebut menjadi langkah inovatif Pemerintah Kota Tegal dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, khususnya para pelajar yang telah memenuhi syarat usia untuk memiliki KTP-el.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tegal, Yudi Arianto menyampaikan laporan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempercepat cakupan perekaman KTP-el bagi pelajar, khususnya calon pemilih pemula, sekaligus mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan langsung ke lingkungan sekolah.
Kepemilikan KTP-el merupakan hak sekaligus kewajiban administrasi kependudukan bagi setiap warga negara yang telah memenuhi syarat usia, yakni 17 tahun atau telah menikah. Karena itu, perekaman KTP-el bagi pelajar menjadi salah satu upaya penting untuk memastikan generasi muda Kota Tegal tertib administrasi kependudukan sejak dini.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Program perekaman dan pencetakan KTP-el ini dilaksanakan pada 10 sekolah di Kota Tegal, yang terdiri atas 6 SMA Negeri, 3 SMK Negeri, dan 1 Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan di masing-masing sekolah.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, alat rekam KTP-el dan printer menjadi inventaris Disdukcapil Kota Tegal yang ditempatkan di sekolah-sekolah sasaran.
Masing-masing sekolah juga ditempatkan dua orang operator untuk mendukung pelaksanaan pelayanan perekaman dan pencetakan KTP-el.
Plt. Kepala Disdukcapil Kota Tegal menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki beberapa tujuan utama, antara lain mempercepat dan mempermudah proses perekaman data kependudukan bagi siswa yang telah memenuhi syarat usia, meningkatkan cakupan kepemilikan KTP-el di Kota Tegal, khususnya bagi pemilih pemula, serta menanamkan kesadaran tertib administrasi kependudukan sejak dini kepada generasi muda.
Sementara itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan bahwa KTP-el bukan hanya identitas diri, tetapi juga menjadi dasar bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai pelayanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, perbankan hingga berbagai program bantuan pemerintah.
“Program ini merupakan bentuk inovasi pelayanan jemput bola dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tegal, agar anak-anak kita yang telah atau akan berusia 17 tahun dapat langsung melakukan perekaman data kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dukcapil,” ujar Dedy Yon.
Menurutnya, pelayanan perekaman KTP-el di sekolah sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Tegal untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan sejak dini. Program ini sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan.
Dalam arahannya, Wali Kota meminta Disdukcapil Kota Tegal agar pelaksanaan layanan perekaman KTP-el di sekolah dilakukan secara profesional dan ramah, dengan tetap memperhatikan akurasi serta keamanan data pribadi para pelajar. Kepala sekolah juga diminta mendukung dan memfasilitasi kelancaran pelaksanaan program di masing-masing satuan pendidikan.
Kepada para pelajar, Dedy Yon berpesan agar kepemilikan KTP-el dijadikan momentum untuk meningkatkan kesadaran sebagai warga negara yang baik dan tertib administrasi.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia berharap inovasi pelayanan jemput bola ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan sehingga cakupan kepemilikan KTP-el bagi pemilih pemula di Kota Tegal semakin meningkat.
“Saya menyambut baik dan mengapresiasi kerja keras Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tegal beserta seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan launching ini. Semoga inovasi pelayanan jemput bola perekaman KTP elektronik di sekolah ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan,” ungkapnya.
Launching alat rekam dan cetak KTP-el di SMAN, SMKN, dan MAN se-Kota Tegal Tahun 2026 tersebut kemudian secara resmi dinyatakan dimulai oleh Wali Kota Tegal.
Program ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan pelayanan publik Pemerintah Kota Tegal sekaligus membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya tertib administrasi kependudukan.
Peluncuran turut dihadiri Wakil Wali Kota Tegal, Kepala Cabang Dinas Wilayah XI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, Manager PT Telkomsel Kota Tegal, kepala sekolah, guru, serta para siswa.(* S. Bimantoro )
Jabar, DN-II Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kesiapan prajurit TNI yang mengikuti Complex Warfare Course di Pusdiklatpassus, Batujajar, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI meninjau langsung pelaksanaan kegiatan dan kesiapan prajurit dalam mengikuti materi latihan yang dirancang untuk menghadapi dinamika serta tantangan operasi di lingkungan strategis yang semakin kompleks.
Complex Warfare Course menjadi bagian dari upaya TNI untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kesiapan prajurit dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman dan kompleksitas peperangan modern.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memastikan prajurit memiliki kemampuan yang adaptif, profesional, serta mampu melaksanakan tugas secara terintegrasi dalam menghadapi tantangan di masa mendatang. Red/Casroni
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Banjarbaru, DN-II Kepungan asap dan panas tidak menyurutkan langkah personel Satgas Darat Karhutla Lanud Sjamsudin Noor dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bandara Syamsudin Noor. Bersama Satgas Karhutla Gabungan, personel turun langsung melakukan pemadaman dan pembasahan pada lahan gambut yang masih berasap, Jumat (28/08/2026).
Penanganan difokuskan pada area-area prioritas, terutama kawasan sekitar bandara yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran dan keselamatan penerbangan. Upaya ini dilakukan untuk menekan potensi munculnya kabut asap yang dapat mengganggu jarak pandang serta berdampak terhadap aktivitas penerbangan.
Setibanya di lokasi, personel langsung menyisir kawasan yang masih mengeluarkan asap untuk menemukan titik-titik api dan bara yang tersembunyi di dalam lahan gambut. Api yang masih terlihat segera dipadamkan, sementara area yang telah terbakar dilakukan pembasahan secara intensif untuk mencegah bara kembali menyala.
Lahan gambut menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. Meski kobaran api di permukaan telah berkurang, bara dapat tetap bertahan di bawah permukaan dan sewaktu-waktu kembali memicu kebakaran. Kondisi tersebut membuat proses pembasahan harus dilakukan secara menyeluruh dan berulang pada area yang dinilai masih memiliki potensi terbakar.
Langkah cepat tersebut menjadi bagian penting dari upaya menjaga kawasan Bandara Syamsudin Noor tetap aman dari dampak karhutla. Penanganan asap dan titik api dilakukan sedini mungkin agar potensi gangguan terhadap aktivitas penerbangan dapat ditekan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Bagi Lanud Sjamsudin Noor, pemadaman karhutla bukan hanya tentang menghentikan kobaran api, tetapi juga mencegah ancaman yang lebih luas terhadap masyarakat, lingkungan, dan keselamatan penerbangan. Hal tersebut diwujudkan melalui kesiapsiagaan personel yang terus berada di lapangan, memantau perkembangan titik api, melakukan pemadaman, serta memastikan lahan yang telah terbakar mendapatkan pembasahan secara optimal.
Di tengah kepungan asap, personel tetap bergerak. Api dipadamkan, lahan gambut dibasahi, dan bara terus diantisipasi, bukan hanya demi menjaga keamanan Bandara Syamsudin Noor, tetapi juga demi mengurangi ancaman kabut asap bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Upaya tersebut akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi di lapangan sebagai bagian dari komitmen bersama untuk menjaga lingkungan, melindungi masyarakat, serta menciptakan kondisi Kalimantan Selatan yang lebih aman dan nyaman dari dampak kebakaran hutan dan lahan. Red






